Sehebat Apapun Dirimu, Ibumulah Malaikatmu yang sesungguhnya di DuniaSehebat Apapun Dirimu, Ibumulah Malaikatmu yang sesungguhnya di Dunia

bspradiopekalongan.com, AKHLAK – “Ibu adalah malaikat mu” adalah ungkapan yang menggambarkan sosok ibu sebagai sosok yang penuh kasih dan pengorbanan. Ibu juga berperan sebagai guru pertama bagi anak-anaknya. Maka tidak heran jika diibaratkan, sosok Ibu ialah malaikat tak bersayap yang diturunkan Tuhan ke dunia.

Yang perlu kita ketahui, sehebat apapun kita, sekaya apapun kita bahkan sebanyak apapun kita telah memberikan sesuatu bahkan dunia kepada tidaklah cukup menggantikan kehidupan kita itu sendiri, karena menjadi seorang Ibu bukanlah suatu pekerjaan yang mudah.

Bisa kita bayangkan misalnya, Ibu mengandung 9 bulan dan mempertaruhkan nyawanya ketika hendak melahirkan, balasan apa yang pantas kita berikan? Karena sekali lagi, Ibu adalah teman dan sahabat pertama kita disaat tak berdaya lahir didunia untuk selamanya, serta sebagai rumah untuk pulang. Ibu adalah seseorang yang mengorbankan hidupnya untuk anaknya dan seseorang yang selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Adab Seorang Anak Kepada Ibunya

Dalam Kitab Akhlaq Lil Banin, Syeikh Umar bin Ahmad Baradja memberikan pendidikan serta pengenalan akhlak kepada anak-anak bagaimana seharusnya beradab dengan ibunya. Beliau berpesan :

Wahai Anak yang Beradab! Apabila kamu telah mengetahui capeknya ibumu didalam mendidikmu, serta kebesaran cintanya kepadamu, maka dengan apa kamu membalasnya? Tentu kamu tidak akan Mampu untuk Membalas Ibumu, dan hendaklah kamu melakukan kecuali dengan Adab ini:

1. Hal yang harus dilakukan

  1. Melakukan dan melaksanakan segala perintah-perintahnya dengan Rasa Suka dan Rasa Hormat, dan kamu melakukan setiap sesuatu yang akan membuat hatinya senang
  2. Selalu tersenyum dihadapannya
  3. Selalu mencium tangannya setiap hari, serta
  4. Mendoakannya Panjang Umur serta diberikan Kesehatan Lahir dan Batin.

2. Hal yang perlu dihindari

  1. Berhati-hatilah dari sesuatu yang dapat menyakiti Hatinya
  2. Jangan Bermuka Masam apabila ia Menyuruhmu, atau ketika ia Marah kepadamu
  3. Jangan Berbohong kepadanya, atau mencacinya, atau bertutur kata dihadapannya dengan kata-kata yang Buruk, atau kamu Melihat kepadanya dengan Melotot
  4. Jangan mengangkat suara kamu diatas Suaranya,
  5. Apabila meminta sesuatu kepada ibumu, maka jangan kamu Meminta kepadanya dihadapan Tamu
  6. Apabila ia mencegahmu maka diamlah, dan jangan Marah atau Menangis atau Merengek-rengek kepadanya

Anak Sholeh bergantung pada Ibunya

Soleh adalah anak yang Berbakti kepada Ibundanya, dan pada suatu hati ibundanya Sakit, maka sholeh begitu bersedih, dan ia meminta izin kepada Gurunya untuk menemani disisi ibundanya untuk membantunya, karna ibundanya tidak ada pembantu disisinya

Adanya Sholeh, terkadang ia membeli obat untuk ibunya di apotik, dan kadang-kadang ia membeli makanan dan buah-buahan dipasar , dan ia senantiasa mendahulukan setiap sesuatu/kebutuhan ibunya daripada makanan ataupun obat-obatan, dan ia selalu menghibur hati ibunya dengan berbicara yang baik-baik..

Dan setelah beberapa hari, ibunya sembuh dari sakit, maka sholeh amat sangat senang dan riang bahagia, dan dia senantiasa berdoa kepada Allah untuk menjaga ibundanya, serta melanggengkan kesehatannya. (Adm-02A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *